Wednesday, April 4, 2018

Hati-Hati Penipuan Dari Jual Beli Online

Cerita ini terjadi pada saya, di aplikasi Bukalapak. Karena tidak dapat flash sale Lazada untuk Redmi 5A, akhirnya saya putuskan cari di tokopedia dan bukalapak, karena banyak pedagang dadakan yg lagi cari untung. 
 
Berawal dari harga yang murah dan ternyata juga free ongkir, akhirnya saya tanyakan stok, ternyata ready 2 unit, akhirnya saya beli 1. Setelah semua pembayaran selesai, tapi tidak di proses juga. Dan setelah menunggu 1 hari, akhirnya di terima pelapak, artinya sudah di proses tapi belum ada resi. Masih menunggu untuk No Resi JNE. Saya coba PM si pelapak dan kebetulan saya tinggalin nomor WA gue, biar bisa cepat ditanggapin. Tak lama saya dapat WA dari beliau, bahwa saya dapat cash back jika memasukkan kode dari dia di link yang di berikan. Saya mulai mikir, setau saya kode bukalapak di input sebelum bayar, ini kenapa sudah bayar. Tapi saya coba ikutin permainan beliau.




Setelah link saya buka, sepintas kayak bukalapak tapi saya liat lagi linknya, ternyata domainya bukan bukalapak, tapi hostingan gratis disini saya sudah yakin dia nipu. Karena link tersebut meminta kita memasukkan user, password, dan kode promo. Disinilah cara kerja pelaku, perhatikan web yang di buat pelaku.

Ketika kita sebagai pembeli mengisi formulir tersebut, dia akan login pakai akun kita. Setelah dia sudah login, nah transaksi tadi akan di input RESI odong-odong. Setelah input, dia akan login dengan ID kita (pembeli), lalu menekan barang di terima. Otomatis, duit yang sudah di pegang bukalapak, akan di transfer ke si Penipu. Kira-kira gitu sih saya analisa modus dia.

Tapi saya tidak isi, saya balas aja WA dia dengan cara tersebut. Intinya duit saya masih di bukalapak, masih gantung, sampai sesion batas kirim berakhir. Berikut ini nomor si Penipu, namanya si Itta di whats app. Sekian dari saya, intinya hati-hati dalam transaksi online, banyak peluang kejahatan, tinggal kita pintar-pintar aja dan kudu peka.




 

1 comment: